Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

April 03, 2012

Ayo Merencanakan Pekerjaan Hari ini


Sumber: Ini

Sobat, gimana kabarnya hari ini? Mudah-mudahan selalu sehat dan bugar ya Sob. Sobat, pernahkah sobat planning pekerjaan apa yang akan dilakukan untuk hari ini? Jika pernah, lalu seberapa pentingnya sih buat menggapai mimpi?

Perencanaan adalah hal yang penting bagi kita sehari-hari. Perencanaan yang matang, akan membuat hari kita lebih bergairah dan lebih efisien. Kita bisa contohkan Sob, misalkan hari ini mau ke kampus, atau mau pergi kerja, setelah itu mau nulis, buat PR dan seterusnya. Perencanaan seperti itu, akan membuat kita terbiasa untuk lebih disiplin lagi dalam mengelola waktu.

Perencanaan yang tersusun rapi setiap harinya akan memudahkan kita menggapai impian. Misalkan saja, kalau bulan ini ingin membuat novel. Cobalah mulai setiap hari, sisipkan 2 jam saja untuk menulis novel itu. Insya Allah novelpun kelar dalam sebulan. Saya sebutkan 2 jam, bukan berarti sobat harus mengikuti 2 jam, bisa lebih atau kurang. Tergantung bagaimana sobat mengaturnya saja. Jika sobat terbiasa nulis 4 jam atau 5 jam sehari? Why not? Berarti novel bisa kelar dong hanya dalam 2 minggu atau 14 harian. Hebat!

Karena mau bagaimanapun, impian dan cita-cita kita yang menentukan, mau dibawa kemana hidup kita setelah ini. Penyusunan strategi perang juga perlu sob. Perang melawan segala kegagalan dan perang terhadap diri sendiri. karena pekerjaan manusia cenderung berubah, ketika malas dan bosan melanda. Namun itu semua tidak akan bisa dicegah, kecuali sobat punya keinginan yang kuat.

Ayo semangat Sobat hari ini!

Amy Terra Verdiana

March 08, 2012

Gapai Mimpi? Bisa kok

Selamat pagi sahabat ruangtulisan. Pasti dalam keadaan sehat walafiat bukan? Mudah-mudahannya. Amien.

Sahabat, pernah kah kita mengalami sebuah keinginan dahsyat untuk menggapai mimpi? Siapapun mungkin pernah merasakannya. Kali ini sobat, saya sedang merasakan hal itu. Impian saya tahun ini kawan, ingin menerbitkan buku.

Tahun yang lalu, saya pernah menginginkan hal ini. Namun, keinginan yang tidak terlalu se-menggebu sekarang. Banyak halangan dan rintangan tahun kemarin, sehingga impian saya tidak terwujud. Sulit memang untuk menggapainya jika kita tidak mempunyai keinginan yang kuat.

Tahun ini, insya Allah saya bisa menggapainya kawan. Pengalaman tahun kemarin yang buruk, menjadi sebuah pecutan baru. Pengalaman buruk itu, tidak boleh terjadi lagi. Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak menggapainya. Alasan-asalan yang mengganggu, misalkan karena capek atau tidak mood seharusnya tidak akan mengganggu penggapaian mimpi.

Karena mimpi itu penuh perjuangan sob. Jangan kalah sama tantangan dan masalah. Apalagi musuh terbesar sebenarnya adalah diri sendiri. Ayo kita gapai segala impian dan cita-cita kita. Tak ada alasan untuk tidak.

Amy Terra Verdiana

Azmi Azhari

November 09, 2011

Bangkit setelah gagal!

Setiap manusia pernah mengalami kekalahan dan kegagalan. Tapi bukan berarti karena itu, kita harus menyerah dan tidak lagi berani menuju kesuksesan di depan.

Saya terus terang akhir-akhir ini seringkali mengalami kegagalan. Saya merasa down pada saat itu. Bukan hanya ada rasa galau, risau dan teman temannya, tapi saya merasa menjadi orang yang paling tidak berguna.

Namun, karena mimpi dan tanggung jawab yang besar. Saya harus memberanikan diri untuk kembali menuju kesuksesan. Tiada impian yang gagal, melainkan tertunda sementara waktu. Oleh karena itu, saya pun harus segera bangkit. Pasti bisa!!!!!

Tulisan ini hanya sekedar curhat.. :-D

posted from Bloggeroid

April 07, 2011

yuk persiapan ujian besok!

Ujian lagi-ujian lagi. Mungkin itu kata-kata yang bagus untuk seminggu ini. UTS adalah sebuah koreksi diri terhadap ilmu. Ilmu yang telah didapatkan selama 7 minggu sebelumnya dengan 7x pertemuan. Hal ini mungkin dirasa berat, karena begitu banyak menguras tenaga dan fikiran untuk membaca ulang dan menghafalnya.

Kawan, besok saya harus mengikuti 2 ujian. Banyak sekali yang harus dihafal untuk besok. PPB (Pengantar Penelitian Biokimia) saja harus paham jurnal yang lumayan butuh analisis. Berkesan sekali, karena jurnal ini berbahasa bukan Indonesia yaitu bahasa inggris. Tapi, untung saja tadi saya bersama kawan-kawan sudah membahas hal ini dan sudah dikerjakan mindmap nya sehingga mudah dihafal. PPB memang ajib. Open-mouthed smile Gimana gak ajib coba, dengan belajar PPB, saya jadi tahu bagaimana menganalisis protein, karbohidrat dan lemak didalam sampel yang nantinya saya perlukan untuk keperluan penelitian. Ilmu yang tidak murah memang, makanya harus benar-benar mempelajarinya. Pak Waras Nurcholis dan Bu Maria Bintang adalah dosen saya yang mengajar mata kuliah ini. Mereka berdua sungguh sangat hebat. Nerd smile

Satu lagi, Komunikasi kelompok. Mata kuliah yang satu ini tidak bisa diremehkan karena banyak sekali hal yang harus dihafal. Tapi, saya tidak menyesal mengambil mata kuliah ini. Banyak sekali yang sudah didapatkan sebelum UTS kemarin. salah satunya belajar kepemimpinan, tehnik pidato, apalagi ditambah dengan turun lapang menganalisis kelompok yang ada. Waw.. Surprised smile it’s so amazing!

Nah, kawan IPB sudah belum anda belajar buat UTS? pastinya sedang mempersiapkan bukan? yuk kita sama-sama belajar demi ilmu dan demi Indonesia yang lebih baik.

Salam, RT (Ruang Tulisan)

Azmi Azhari

April 05, 2011

[pelajaran kehidupan] belajar dari penjual ketoprak


              Kawan, kehidupan adalah sesuatu yang unik. Kehidupan manusia seringkali banyak hal kompleks yang ditemui. Mulai dari kesulitan hidup, menemukan hikmah, sampai dengan pelajaran kehidupan. Berbicara kehidupan, saya baru saja kemarin malam berbicara dan mewancarai tukang jual ketoprak (tentunya sambil beli ketoprak :) ). Entah karena iseng atau bagaimana, seringkali saya merasa ingin mengenal orang disekitar saya. Sehingga, saya sering memulai obrolan dengan apapun. Dulu, waktu saya akan mengikuti acara keakraban jurusan (Departemen Biokimia red.), saya juga pernah mengobrol bersama supir angkot. Lagi-lagi berbicara tentang kehidupan. Unik memang rasa keingintahuan saya. Mungkin, motivasinya karena saya ingin mencari pelajaran kehidupan yang amat berharga sehingga saya tidak tersesat nantinya. Nanti akan saya bahas di tulisan yang berbeda mengenai kehidupan supir angkot.

Memang sudah lama saya mengenalnya. Karena ketika awal saya menemuinya, saya memakai plat nomor motor E dan ditanya asal. Ternyata kami satu marga yaitu jawa (Dia Tegal, saya cirebon). Mang Bejo namanya dan begitu pula orang memanggilnya. Kawan IPB yang ingin tahu, lokasinya tepat di depan pondok AA BATENG. Singkat cerita saya memulai pembicaraan dengannya mengenai susahnya mencari uang. Mungkin saya memilih topik ini, karena teringat saat sulitnya pencarian dana untuk field trip kelas. Lain kali juga akan saya ceritakan pelajaran kehidupan tentang sulitnya mencari uang.

“mang, susah ya cari uang?” kataku.

“Wah bener banget tuh mas, apalagi zaman sekarang. Dulu waktu saya masih SD, untuk makan saja saja saya susah. Saya malu dari dulu minta sama orang tua. Karena saya melihat orang tua saya susah!”

Saya jadi tertegun dan teringat orang tua saya. Betapa perjuangan kerasnya mencari uang.

“Wah masa mang? Itu dulu gimana?”

“Dulu saya, jadi kuli sawah mas. Macem-macem, bantu pacul, pokonya banyak mas!”

“Wah, hebat ya mang. Dari kecil sudah mandiri!”

“ya, mau gimana lagi mas. Saya mah orang gak mampu. Mas mah enak bisa sekolah tinggi sampai sekarang!”

Sayapun kembali tertegun mengingat keberuntungan saya bisa sekolah sampai sekarang.

“Mang, punya anak?” tanya saya.

“punya mas, masih kecil cowo sama cewe!”

“wah, masih kecil ya mang? Anaknya disuruh jadi wirausaha aja mang! hehe”

“Wah susah mas masih kecil. Anak yang kecil cewe maunya jadi bidan aja mas!”

“Bidan? Wah bagus tuh mang. Sekolahin aja mang. Terus cari beasiswa pasti banyak”

“iya mas, tapikan beasiswa mah buat orang pinter!”

“bisa kok mang! Selain itu, jujur aja sama pihak sekolah kalo kita gak mampu!”

“wah, bener ya mas. Emang mah cuma bisa nasehatin, soalnya susah mas cari uang, apalagi buat sekolah yang biayanya tinggi!”

“iya mang, bisa lah asal ada keinginan”

“Mang, pergaulan anak jaman sekarang kacau ya mang?” tanya saya.
“ini mah gara-gara tipi mas!”

“wah, gara-gara akses informasi begitu mudahnya, Internet juga mang!”

“benar banget ya. Harus hati-hati mang juga. Anak tuh, udah hobi maen mulu. Dulu pernah kepergok gak sekolah gara-gara game online! Anak mang, mang hukum aja, masukin WC!

“hehe.. asal jangan keras-keras mang. Suka membekas mang!”

“iya, mas. Jangan ampe deh nanti pas mang udah tua anak balas dendam!”

“hehe, bener mang!”
 
Banyak sekali yang kami obrolkan. Sampai-sampai terakhir, saya menanyakan tentang berapa pendapatannya seharian. Pendapatannya kalau lagi rame bisa untuk sampai 100rb. Tapi kan saat libur, dia bisa tidak dagang karena mahasiswa jarang ada.
 
Kawan, begitulah singkat cerita yang baru saja saya alami. Kehidupan memang penuh dengan lika-liku dan warna. Ada saatnya susah, ada saatnya bahagia. Manusia hanya mampu berusaha pada akhirnya Tuhanlah yang menentukan.
 
Susahnya cari uang, susahnya mendidik dan membesarkan anak, dan masih banyak yang saya dapatkan hari ini. Begitu banyak hikmah dan pelajaran kehidupan. Saya jadi teringat nasihat orang tua. Nasib seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri.
 
Kawan, ayo kita berbagi tentang kehidupan. Tuliskan apa yang terjadi disekitarmu dan berbagilah. Niscaya banyak kawan yang lain mendapatkan hikmah.
Salam,
Redaksi Ruang Tulisan

March 29, 2011

(RENUNGAN #2) Bingung? Dekati Tuhan Saja!

Bingung atau bimbang adalah sebuah bagian dalam hidup yang tidak bisa terelakan. Kebingungan sering diderita oleh orang yang sedang memilih sesuatu untuk pilihan hidupnya. Mungkin hal ini terjadi, karena begitu banyak pilihan atau faktor lain. Pilihan yang dipilih itulah yang seringkali membuat bingung dan bimbang.

Kita sebagai manusia, perlu adanya meminta petunjuk padaNya. Dengan ini, manusia akan terkuatkan hatinya untuk memilih pilihan itu. Sifat manusia pada dasarnya adalah tidak bisa sendiri, selalu saja mencari tempat bergantung.

Tuhan adalah tempat kita bergantung. Tuhan adalah tempat kita meminta. Kita sebagai manusia haruslah mengerti bahwa kita tidak boleh sombong. Mungkin sekarang bagi kita, beberapa masalah mampu di hadapi. Tapi,ketika keadaan terjepit manusia seringkali berbuat diluar kendali.

Apa lantas Tuhan hanya untuk di pinta saat kita butuh? Bukan seperti itu. Tuhan harus di hadirkan dalam setiap pekerjaan kita. Dengan begitu hubungan kita dengan tuhan tidaklah jauh dan pekerjaan kita juga serasa lebih meyakinkan. Tuhan adalah segalanya untuk kita. Mintalah kepadanya untuk memberi petunjuk kepada kita. Niscaya akan dilancarkan.

Keep smile ^_^

March 23, 2011

[RENUNGAN #1] Waktu Masa Depan

Kehidupan sangatlah sarat dengan misteri. Apa yang terjadi di masa depan kita tidak tahu. Ketidaktahuan itu seringkali membuat kita menerka nerka apa yang terjadi kemudian.

Kita adalah manusia yang termasuk golongan itu. Kita tak tahu menahu tentang apa yang terjadi setelah ini.
Tuhan, Allah SWT maha tahu segalanya. Dialah yang menciptakan waktu ini dan berbagai dimensinya. Manusia adalah makhluk ciptaanNya yang buta. Buta tak tahu apa yang terjadi setelah ini. Namun, bukan berarti harus pasrah dan tak mau berusaha. Justru inilah yang menentukan apa yang terjadi nanti. Karena tuhan tidak akan merubah nasib seseorang sebelum dia merubahnya.

Sebuah renungan untuk waktu masa depan yang samar. Manusia haruslah berusaha. Janganlah sia-siakan hidup. Karena waktu ini semakin bergulir ke masa akhir kehidupan yaitu mati. Setelah itu, apa nian bisa diperbuat. Tak lagi mampu tuk mengulang. Dan hanya bertemankan amal dari kehidupan.

November 23, 2010

SOLIDARITAS “REAKSI BIOKIMIA” DALAM KEHIDUPAN

Manusia tercipta dengan kebersamaaan. Bagaimana tidak, manusia diciptakan beragam dan saling membutuhkan. Manusia memiliki julukan lain yaitu makhluk sosial. Keterkaitan antara manusia yang satu dengan lainnya akan mempermudah langkah dalam hidup. Ada yang menanam beras, ada yang membuat kompor, ada yang mengolah gas dan minyak, ada yang menjadi koki dan ada juga yang memakan. Solidaritas dalam hidup sangat diperlukan. Kawan semua tidak bisa hidup sendiri.
    Kebersamaan bisa berarti saling bahu membahu dalam mencapai tujuan bersama dan tidak bersifat individualistis. Hal ini bisa kita renungkan dari berbagai reaksi biokimia dalam tubuh. Sebagai contohnya adalah reaksi metabolisme seperti glikolisis dan siklus krebs. Semua komponen bahu membahu memproduksi ATP dan tidak individualistis. Masing-masing memiliki komponen dan kegunaan. Ibarat membangun sebuah bangunan (rumah), semua buruh bangunan bahu membahu. Ada yang membawa batu bata, mencampur semen, estafet menaikkan genteng ke atas rumah, dan ada juga yang membuat pondasi dan tembok. Mereka semua bersatu untuk mencapai tujuan bersama.
    Sekarang, apakah kita tidak peduli terhadap keberadaan orang lain? Ketika ada teman kita yang sakit dan menderita tidak makan, apakah kita masih apatis? Hidup ini keras kawan. Seandainya saja, anda dalam keadaan kritis sedangkan tak ada teman yang membantu, apa yang anda rasakan? Hidup ini selalu berputar, kadang diatas kadang di bawah. Ayo kita bersatu dan solid. Sekali lagi kawan, ayo kita membangun solidaritas yang tinggi. Buktikan kalau kawan semua solid dan tidak apatis.
Amie Azmi Azhari

November 21, 2010

MENULIS, SEBUAH SEMANGAT

“Menulis itu butuh pengorbanan!” sahutku dalam hati.

Ditengah lamunan itu, saya kembali tertarik untuk menuliskan apa yang tadi terlintas dalam lamunan.

Sebuah mimpi yang ingin sekali saya raih yakni menjadi seorang penulis profesional. Namun, entah kenapa saya belum bisa mencapainya. Sulit, berat dan saya rasakan susah. Kesulitan ini selalu terbatas pada proses dan waktu. Seandainya saja saya bisa menjadi lebih dewasa dalam membagi waktu dengan sebaik-baiknya, pasti saat ini saya bisa tersenyum bahagia dengan melihat buku saya yang terbit.

Kendala yang sering saya hadapi dalam menulis adalah rasa malas, terlalu sibuk dengan kegiatan lain, mood dan inspirasi. Sebetulnya hal itu bisa saya siasati. Jika sang motivasi bisa terus terjaga, semua it pasti bisa ditaklukkan. Itu dia “motivasi”. Saya daritadi mencari apa solusi dari segala kendala yang ada dan akhirnya saya temukan.

Berbicara masalah motivasi, saya telah mencarinya. Motivasi adalah suatu semangat untuk mencapai tujuan. Penggerak motivasi adalah motivator. Lantas, apa gerangan motivator yang bisa mengalahkan  beberapa problema yang saya tadi telah sampaikan? Saya harus segera kembali pada pengenalan pribadi saya. Saya harus mengerti adat istiadat diri. Setelah mentelaah dan mencari, akhirnya saya temukan. Beberapa hal yang merubah mood saya adalah mendengar lantunan musik, mencoba mengetik, dan membaca sambil berseluncur internet. Ya, saya telah temukan. Itu bisa membuat diri saya kembali fresh dan tidak pernah takut untuk gagal.

Solusi yang lainnya? Pasti ada. Malas berhubungan dengan mood, dan itu sudah terselesaikan pemecahannya. Masalah selanjutnya adalah kesibukan. Aktivitas saya sebagai mahasiswa, terkadang tidak terkontrol dengan baik. Hal itu terkait dengan jumlah waktu dan jumlah kegiatan yang ada. Saya harus belajar manajemen diri yang baik dalam hal mengatur waktu. Mulai saat ini dan semester depan, saya harus belajar untuk menolak untuk sesuatu yang diluar kehendak dan minat. Saya harus segera jadwalkan ulang proyek menulis yang telah terbengkalai. Saya akan agendakan tiap hari minimal 2 jam untuk membaca atau menulis. Minimal sekali, menulis sebelum tidur.

Masalah terakhir adalah terkait inspirasi. Inspirasi adalah bahan tulisan saya. Lantas, ketika inspirasi datang, apakah saya akan melewatkannya? Saya tidak akan pernah lagi membiarkan ide-ide cemerlang kembali hilang termakan oleh lupa. Saya harus tuliskan ulang, apa yang menjadikan inspirasi. Satu jam, jika lebih dari itu, saya seringkali lupa.  

Saya sudah baca banyak hal tentang tulis menulis. Semuanya itu menerangkan tentang “ayo.. tulis dan tulis”. Karena pada dasarnya tulisan akan menjadi luarbiasa jika penulisnya sudah terlatih menulis. Sekarang saya harus bisa menuliskan apapun yang ada dalam fikiran saya. Tidak perlu peduli, arahnya kemana. Hal yang paling mendasar adalah tuliskan dan tuliskan.

Saya terkadang sulit untuk mengeluarkan apa yang ada dalam fikiran untuk menjadi sebuah tulisan. Namun, apakah dengan begitu saja mudah menyerah? Karena pada dasarnya semua itu butuh proses dan harus dijalani. Saya akan coba lakukan terus dan tidak akan pernah menyerah. Saya harus bisa melakukannya.

Rasanya butek segalanya jika saya simpan di fikiran semata dan tanpa saya tulis. Menulis bagi saya telah dijadikan sebuah jalan untuk mengungkapkan sesuatu yang membludak dalam fikiran. Fikiran itu bisa membunuh saya diam-diam dengan stress yang berkepanjangan jika disimpan. Saya bisa menyesal ketika inspirasi yang ingin saya tulisakan itu hilang dan pada akhirnya saya bisa menangis. Karena inspirasi bagi saya adalah suatu hal yang sangat berharga. Ketika dicari inspirasi itu tidak ada. Namun, pada saat yang tidak disangka, dia datang. Saya juga tidak terlalu mengerti mengapa  begitu mudah jika tak dijemput, tapi saat saya ingin menjemputnya, sulit. Solusinya saya harus tuliskan itu semua. Dengan menulis, saya termotivasi untuk melakukan yang lebih baik lagi.

Semoga hikmah yang saya tuliskan bermanfaat bagi pembaca semua.
Salam,
Amie Azmi Azhari

Sumber Gambar:
http://www.tvsnob.com/pictures/Woman%27s%20Guide%206.jpg

November 07, 2010

PLANNING MENUJU KESUKSESAN


“aku ingin suatu saat bisa sukses” kata dia sambil berapi-api.
Aku berfikir dalam hati “Tapi, pada kenyataanya dia hanya sekedar ingin sukses tanpa mengetahui apa yang akan dilakukan untuk menembus masa depannya”.
Beberapa kalimat diatas hanyalah sekedar ilustrasi yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang ingin sukses dan bahagia. Tapi hanya sedikit yang mencapai keduanya. Hal in berkaitan dengan sebuah perencanaan untuk mencapai kesuksesan tersebut.
Lets talk about planning. Planning bisa diartikan merencanakan. Planning akan menentukan apa yang akan dilakukan. Planning adalah suatu pekerjaaan yang sangat penting. Keberhasilan seseorang tergantung bagaimana dia membuat rencana untuk masa depannya. Planning bisa diartikan sebagai suatu proses memikirkan apa yang harus dilakukan.
Berbicara masalah planning, pekerjaan bisa dilakukan beberapa tahap. Ada plan jangka panjang atau plan jangka pendek. Semuanya bergantung dengan kepentingan, prioritas, dan jumlah pekerjaan.
Planning jangka panjang meliputi waktu yang jauh kedepan. Planning jangka panjang bisa didefenisikan sebagai pembuatan rencana untuk meraih sesuatu pencapaian yang tidak mudah. Misalkan, wisuda tahun ke empat setelah perkuliahan S1. Hal yang harus dilakukan adalah kuliah yang serius, nilai harus baik, dan lain-lain.
Planning jangka pendek bisa berarti plan yang harus dilakukan dalam waktu sempit. Misalkan satu minggu, satu hari, atau beberapa jam kedepan. Plan jangka panjang dan plan jangka pendek itu saling terkait. Karena pada dasarnya keduanya bertujuan untuk menggapai sesuatu.
Perencanaan ada beberapa tahap. Pertama hal yang membuat kita ingin merencanakan, kedua perencanaan dan yang ketiga adalah pasca perencanaan yang meliputi pelaksanaan (implementasi), pengawasan (Controlling dan evaluasi.
Tahapan itu akan kita bicarakan selanjutnya.
So, kesempatan menuju kesuksesan sangatlah besar. Jangan sia-siakan waktumu sekarang. Karena sesungguhnya waktu itu berputar tanpa kamu sadari.
Keep fight.
Salam
Azmi Azhari