
Rekan pembaca ruangtulisan, bagaimana kabarnya? Semoga senantiasa dalam rahmat Allah SWT. Hari ini saya sedikit bercerita tentang rekan yang baru saja seminar kemarin.
Sahabat saya yang satu ini akhirnya menyampaikan hasil penelitian S2 nya dalam seminar hasil 22 mei 2014 kemarin. Dalam seminarnya dia menyampaikan sebuah metode penelitian secara in silico atau tanpa lab basah. Penelitian ini membahas tentang interaksi ligan, dan reseptor dalam simulasi komputer. Interaksi ini dinamakan prosea Docking.
Dia mempelajari tentang senyawa obat untuk pengobatan kanker prostat. Kanker prostat dapat terjadi jika ada interaksi antara ligan yaitu hormon androgen dan reseptor didalam prostat. Nah, ada senyawa aktif kurkumin yang dapat menginhibisi secara kompetitif hormon androgen untuk berikatan dengan reseptor.
Sahabat saya yang rajin puasa senin kamis ini juga mempelajari tentang analog kurkumin dan coba disimulasikan. Hasilnya cukup baik dan cukup kuat berikatan dengan reseptor.
Namun, penelitian sahabat saya yang lain, Gita Syahputra, M.Si mengatakan bahwa ternyata senyawa analog yg ikatannya kuat itu, memiliki daya toksik yang cukup tinggi.
Memang untuk membuat senyawa obat diperlukan berbagai pertimbangan katanya.
Saya berfikir metode secara in silico ini dapat dipakai dan cukup efektif dalam mempelajari pendahuluan penelitian dan lebih hemat. Saya menjadi tertarik untuk mencoba mempelajarinya.
Setelah selesai dengan seminar nya. Dengan perasaan senang dan lega, dia mengajak kami untuk berfoto bareng dan makan bakso bareng. *padahal dia puasa.
Hahaha.
Selamat ya sudah seminar sobat Arwansyah. Mudah-mudahan segera M.Si

No comments:
Post a Comment