
Chicken Soup For the Soul? Apakah Sobat tahu apa istilah ini? Pernahkah sobat membaca tulisan bertemakan hal tersebut?
Saya hari ini baru saja mengerti apa istilah ini setelah membaca news letter dari Jonru. Memang sungguh menarik. Chicken Soup For the Soul kalau diterjemahkan adalah sup ayam untuk jiwa. Nama chicken sup berasal dari sup ayam yang biasa dimakan orang Amerika untuk menghangatkan badan. Namun, edisi Chicken Soup ini versi ini berbeda tentunya. Chicken Sop For the Soul. Semangkok sup ayam menghangatkan jiwa.
Saya sendiri pernah melihat buku di Gramedia yang bertema demikian. Saat itu saya hanya mengira buku itu hanya sekedar kisah roman atau kumpulan kisah yang menggugah. Prediksi saya memang tak salah-salah amat. Chicken Soup For the soul adalah sebuah tulisan yang bertemakan pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain yang berkesan dan diramu sedemikian rupa hingga menarik. Di dalam CSFTS ini, ada satu hal yang berbeda yaitu ada renungan dan hikmah yang bisa dipetik dari hal itu. Pengertiannya kurang lebih demikian.
Lalu, pernahkah sobat menulis pengalaman pribadi? Jika pernah, anda harus mencoba cara CSFTS ini. Karena dengan menulis CSFTS semua yang tadinya tidak terlalu menarik, bisa berubah menjadi berkesan.
Menulis Csfts memang menarik. Mungkin ini adalah cara baru untuk menulis harian tentang pengalaman pribadi yang biasa di simpan dalam Diary. Kalau dilihat sekilas, memang ini seperti memoar hidup. Kisah-kisah nyata yang ada dalam kehidupan kita dan ditulis dalam tulisan.
Lalu bagaimana cara menulisnya? Ini dia sobat yang harus diperhatikan oleh kita. Misalkan:
“hari ini, aku menemui seorang yang tidur di pinggir jalan. terlihat pakaiannya compang camping dan tangannya bertato. Sepertinya preman. Ini sudah jam 10 pagi. Masih terlihat tertidur.”
Jika hanya seperti itu, mungkin kurang terlihat menarik. CSFTS memerlukan suatu bumbu tambahan yang membuatnya menjadi wah. Ibaratkan sup ayam, tanpa bumbu, tidaklah nikmat.
“hari yang cerah, di jalan yang biasa aku lalui terlihat sekali orang lalu lalang berjalan. Mereka sepertinya semangat sekali untuk menyosong impian-impiannya. Mungkin ada yang tujuan perjalanannya untuk kuliah dan mencari ilmu, ada juga yang bekerja untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Mereka terus bersemangat menjani kehidupannya. Sambil berjalan, tak kusangka kutemui seorang yang bertato tidur di pinggir jalan. Mungkin sepertinya preman. Hal ini membuatku shock. Dilain sisi jalan, ada orang yang bersemangat, disini ada orang yang masih tidur dan sambil mengorok pula. Entah apa dia mempunyai cita-cita atau tidak. Jam 10 pagi, masih tertidur dengan nikmatnya. Mungkin ini adalah sebuah pelajaran buatku pagi ini. Setiap orang menentukan nasibnya diri sendiri. Apa bisa seorang yang pekerjaannya malas-malasan dan tidak rajin berusaha bisa sukses? Ingin sekali aku siram dia dengan air satu ember. Biar bangun, dan ku bilang “hari sudah siang, bung! Ayo kerja, cari kehidupan!”
Mungkin contoh diatas adalah salah satu jenis CSFTS. Sebuah kisah yang diramu sedemikian rupa agar menarik dan berkesan bila dibaca.
Yang bercita-cita menjadi penulis, ayo menulis. Bisa dengan cara apapun. Salah satunya ini. Semangat sobat!
Amy Terra Verdiana
No comments:
Post a Comment